Aku dan Juli


Saat malam hari,tepatnya 5 Juni 2007 suasana yang dingin, dengan cuaca yang sedang hujan deras hingga menimbulkan banjir. Ayahku, menemukan seekor kucing kecil berwarna hitam dan putih yang sedang kedinginan. Akupun iba melihat kucing itu, lalu kucing itu dimasukkan kedalam rumah oleh ayahku. Sejak saat itulah kucing itu tinggal dirumahku.
Beberapa hari kemudian aku memberi nama dia ‘Whitey Juli’ itu nama panjangnya, kalau nama panggilannya “Juli” aku sempat bertanya kepada kakakku. “Mba, boleh kan kucingnya dikasih nama Juli ?” tanyaku. “Iya, boleh-boleh aja kok” jawab kakakku. Aku menamakannya Juli, Karena terinspirasi oleh artis perempuan di Indonesia yang bernama ‘Julie Estelle’. Setelah berbulan-bulan, kami menganggap Juli seperti bagian dari keluarga kami. Saat aku memberi makannya, ternyata aku baru sadar. Kucingku berjenis kelamin laki-laki. Betapa polosnya diriku ketika tahu akan hal itu. Makanan kesukaan Juli, pastinya ikan. Tapi dia lebih suka ikan cuek dicampur dengan nasi. Kebiasaan dia itu, suka membuntuti ayah waktu ke masjid, seperti  mau ibadah, padahal sih biar dikasih makan sama  ayah.
Juli itu kucing yang ramah, dia punya ekor yang panjang, warna matanya kuning, kadang-kadang perilakunya seperti manusia. Contohnya, tidur diatas kasur. Saat ibuku lihat, ibupun langsung bilang “hey! kucing kok tidurnya diatas kasur sih? Turun sana, hush! hush!” si Juli pun langsung turun dari kasur. Tahun demi tahun telah berlalu, semakin menambahlah usia kucingku. Saat ini, Juli berusia 5 tahun. Mungkin memang belum terlalu tua, tapi dia sudah sering sakit. Dua minggu berturut-turut, dia buang air sembarangan, badannya kurus, nafsu makannya berkurang. Akupun sedih melihatnya seperti itu..
Dan benar saja, tanggal 8 Juni 2012, Tiga hari setelah hari ulang tahunnya. Dia mati. Kami sekeluarga menangis, karena merasa sangat kehilangan. Mungkin dia sudah tidak kuat lagi bertahan hidup. Lalu, ayah menguburnya di samping rumah.
Kini, semua yang sudah dilewati aku dan juli menjadi kenangan terindah yang tidak akan pernah bisa aku lupakan.Memang dia hanya seekor kucing kampung biasa. Namun bagiku, dia lebih dari itu. Kita tidak akan pernah tahu, kapan sesuatu yang kita cintai akan pergi meninggalkan kita selama-lamanya, maka dari itu cintailah sesuatu itu selagi masih ada didunia~

Popular posts from this blog

canyoufeelme?

OURS ~